“Bantuan diberikan kepada keluarga yang mempunyai anak yang beresiko stunting, diharapkan dapat berguna bagi anak balita untuk mendukung kebutuhan asupan gizi dan vitamin,” ucapnya.
Selain itu, Pelda Yulianto menyampaikan, bahwa pemerintah saat ini tengah gencar melaksanakan program pencegahan stunting dan kurang gizi bagi anak balita.
“Perlunya pencegahan dan perhatian khusus terhadap balita yang beresiko stunting harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah, swasta dan juga perhatian orang tua dalam memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan anak-anak,” ujarnya (ryt)










