Pembangunan infrastruktur yang menggunakan dana desa itu berdasarkan usulan dari warga
yang sudah dibahas secara bersama dalam Musrembang di tingkat desa.
Dalam melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan ini melibatkan TPK (Tim Penggerak
Kegiatan) yang memberdayakan masyarakat setempat sesuai dengan program PKT (Padat Karya Tunai) yang menyerap anggaran dana desa sebesar Rp 20.000.000 juta.
“Dengan dibangunnya jembatan plat duiker yang berukuran lebar 1,20 meter serta memiliki panjang 6 meter dalam desa ini kiranya mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat desa untuk menggangkut hasil pertanian mereka.
Melalui anggaran dana desa
ini pembangunan dapat dikerjakan dan manfaatnya sudah dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat desa,”pungkasnya.( Arya/ Kas).










