Mediaciber.net.LAMONGAN – Ironi besar terjadi di Kabupaten Lamongan. Di saat ratusan lembaga pendidikan seperti TK, SD, dan SMP tidak mendapatkan pencairan dana hibah pada tahun ini, Pemkab Lamongan justru menggelontorkan anggaran hingga ratusan juta rupiah untuk puluhan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
Keputusan ini memunculkan banyak tanda tanya di kalangan masyarakat. Apakah pemerintah daerah lebih mengutamakan LSM dan Ormas karena tekanan tertentu? Ataukah ada alasan lain di balik prioritas anggaran ini?
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lamongan, Dianto Hari Wibowo, mengonfirmasi bahwa 23 LSM dan Ormas telah menerima dana hibah melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 720 juta.
“Sudah cair,” ujar Dianto, Jumat, (20/12/2024).
Beberapa penerima dana hibah tersebut di antaranya Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI), Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Ikatan Pedagang Pasar Lamongan (IKAPPI), hingga Lembaga Investigasi Negara (LIN).












