Apel Akbar Serentak, SMPN se-Kabupaten Kediri Deklarasi Perang terhadap Kekerasan dan Petasan

admin
Img 20260303 Wa0049

Mediaciber.net.Kediri – Gelombang komitmen menggema serentak di seluruh SMP Negeri se-Kabupaten Kediri, Selasa (3/3/2026). Di bawah langit pagi yang sama, ribuan siswa berdiri tegak dalam Apel Akbar bertema Stop Kekerasan di Sekolah dan Ramadan–Idul Fitri Tanpa Petasan.

Bukan sekadar apel rutin, ini adalah deklarasi perang terhadap perundungan, kekerasan, dan tradisi petasan yang membahayakan.
Momentum ini menjadi penegasan bahwa sekolah bukan arena intimidasi, bukan ruang takut, dan bukan tempat kekerasan tumbuh diam-diam. Sekolah adalah ruang aman untuk belajar, bertumbuh, dan membangun karakter.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Saat memimpin apel di SMPN 1 Ngasem, ia menekankan bahwa pembentukan karakter jauh lebih penting daripada sekadar capaian akademik.

“Tidak boleh ada kekerasan, dalam bentuk apa pun. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman, tempat tumbuhnya empati, rasa hormat, dan kebersamaan. Ramadan ini harus menjadi titik balik penguatan akhlak siswa,” tegasnya lantang.

Ia juga mengingatkan bahaya laten petasan yang kerap marak menjelang Idul Fitri. Setiap tahun, suara ledakan tak hanya memecah malam takbiran, tetapi juga meninggalkan risiko cedera, kebakaran, hingga gangguan ketertiban umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!