SMPN 1 Kras Tegaskan Pelepasan Siswa Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Penguatan Karakter dan Kepedulian Sosial

admin
Img 20260601 Wa0018

Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan dan dukungan pendidikan bagi siswa yang membutuhkan. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga menanamkan empati, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.

Sejumlah wali murid menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif karena mampu mempererat hubungan antara siswa, guru, orang tua, dan komite sekolah.

“Anak-anak tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar tentang rasa syukur, kepedulian, dan kebersamaan. Nilai-nilai seperti ini penting untuk terus dijaga,” ungkap salah seorang wali murid.

Aktivis senior Khorul Anam turut menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat diukur hanya dari prestasi akademik semata. Menurutnya, sekolah juga memiliki tanggung jawab membangun lingkungan yang harmonis, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh.

“Pendidikan yang kuat adalah pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas sekaligus berkarakter. Kritik dan masukan tetap penting sebagai kontrol sosial, namun harus disampaikan secara konstruktif, berbasis fakta, dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak-anak,” tegasnya.

Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, SMPN 1 Kras meyakini bahwa nilai-nilai kearifan lokal, budaya musyawarah, sikap saling menghargai, serta semangat gotong royong tetap relevan dan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!