Seluruh rangkaian kegiatan dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Pada Sabtu, peserta akan mengikuti riding bersama yang diselingi aksi tabur benih ikan di Sungai Brantas, kemudian ditutup dengan pengajian dan sholawat bersama Gus Elham Yahya. Sementara pada Minggu, panitia akan menyerahkan bantuan peralatan bengkel kepada 10 pelaku usaha mikro, disertai hiburan dan bazar yang melibatkan 42 UMKM lokal.
Pembina RX King Indonesia Regional Jatim 2, Okky Dimas, mengatakan persiapan telah dilakukan sejak empat bulan lalu. Menurutnya, tingginya antusiasme komunitas membuat peserta tidak hanya berasal dari wilayah Jatim 2 yang meliputi Malang, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Nganjuk, Madiun, dan Mojokerto, tetapi juga dari luar Jawa Timur.
“Ini adalah Jamda pertama di Kota Kediri. Kami ingin membuktikan bahwa Region Jatim 2 mampu menjadi penyelenggara yang sukses, aman, tertib, dan meninggalkan kesan terbaik bagi seluruh peserta,” katanya.
Untuk menghindari kemacetan, panitia membatasi peserta riding hanya sekitar 300 sepeda motor. Sementara ribuan peserta lainnya akan datang secara bertahap mengikuti rangkaian acara. Selain menghadiri Jamda, mereka juga diperkirakan mengunjungi berbagai destinasi wisata dan pusat kuliner di Kota Kediri, sehingga diharapkan memberikan efek berganda bagi ekonomi masyarakat.
Rute riding akan dimulai dari Kantor Disbudparpora Kota Kediri dan melintasi sejumlah ruas jalan utama sebelum berakhir di GOR Joyoboyo, yang menjadi pusat pelaksanaan Jamda RX King Jawa Timur 2026.(sinyo)












