Menurutnya, seluruh guru dan tenaga kependidikan memiliki tanggung jawab mendampingi peserta didik agar mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan sekolah yang baru.
Budaya saling menghormati, keberanian bertanya, dan semangat berkarya terus ditanamkan sebagai bagian dari visi sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas, kreatif, berakhlak mulia, dan bertakwa.
Soedjito berharap nilai-nilai yang ditanamkan selama MPLS terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
“Mulai hari ini kalian adalah keluarga besar SMPN 1 Kras. Raihlah prestasi setinggi mungkin, jaga nama baik sekolah, disiplin, dan terus belajar. Kami siap mendampingi setiap langkah kalian meraih cita-cita,” pungkasnya.
Melalui MPLS Ramah 2026, SMPN 1 Kras menegaskan dukungannya terhadap upaya menciptakan satuan pendidikan yang inklusif, bebas dari kekerasan, serta mampu membangun karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.(Sinyo)












