Mediaciber.net.Kediri
Perselisihan yang diduga dipicu persoalan pembangunan saluran air berubah menjadi aksi pembacokan yang menggegerkan warga Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Sabtu (25/7) sekitar pukul 09.30 WIB. Seorang ibu dan anak perempuannya menjadi korban amukan tetangga yang diduga emosi hingga mengayunkan sabit.
Pelaku berinisial Y (37) diduga nekat menyerang S (45) dan putrinya NR (17) setelah cekcok mengenai pembangunan saluran air di samping rumah orang tuanya. Pelaku disebut khawatir pembangunan drainase tersebut akan mengganggu fondasi bangunan.
Kapolsek Semen AKP Sonny Setyawan melalui Kanit Reskrim Polsek Semen Aiptu Fredy Kurnia menjelaskan, saluran air itu rencananya dibangun oleh Warji, suami korban.
“Pelaku mencari Warji, tetapi yang ditemui justru istrinya bersama anaknya,” ujar Fredy.
Diduga sudah dikuasai emosi, pelaku langsung melampiaskan amarah kepada S. Korban lebih dulu ditendang, kemudian diserang menggunakan sabit hingga mengalami luka bacok di bagian kepala.
Tak berhenti di situ, putri korban, NR, yang berusaha menyelamatkan diri juga menjadi sasaran. Remaja berusia 17 tahun itu mengalami luka bacok pada bagian tangan saat berupaya menghindari serangan.
“Korban anak berhasil melarikan diri dan meminta pertolongan warga, sedangkan pelaku kembali ke rumah,” kata Fredy.












