140 Anak Muda Kediri Unjuk Kreativitas di UMKM Milenial Fest 2026, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Lebih Luas

admin
Img 20260828 Wa0008

Tahun ini, sebanyak 110 stan disiapkan dengan berbagai kategori. Terdiri dari 20 stan kreatif organisasi perangkat daerah (OPD), 40 stan milenial, Gen Z dan unggulan, 20 stan UMKM binaan, serta 30 stan UMKM kuliner.

“Tujuannya yang pertama untuk promosi produk UMKM, yang kedua untuk mengenalkan produk milenial. Teman-teman UMKM yang milenial harus kita dorong untuk berkembang terus,” terang Santoso.

Menurutnya, festival tersebut sekaligus menjadi pintu masuk bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan fasilitasi dan pendampingan. Harapannya, usaha yang tumbuh dari skala kecil dapat naik kelas dan memiliki peluang menjangkau pasar nasional hingga ekspor.

Selama empat hari pelaksanaan, kawasan Taman Hijau SLG tidak hanya dipenuhi stan UMKM. Beragam hiburan turut disiapkan setiap hari untuk menarik masyarakat sekaligus meningkatkan interaksi antara pelaku usaha dan calon konsumen.

Di antara deretan stan yang menawarkan berbagai produk, Punten Pecel Gewol menjadi salah satu contoh bagaimana kuliner tradisional dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

Usaha yang dirintis sejak 2021 tersebut mencoba mengangkat punten makanan tradisional yang dipadukan dengan pecel menjadi produk yang lebih dikenal masyarakat.

Pemilik usaha, Weny, mengatakan ide tersebut muncul dari melihat masih terbatasnya sajian pecel berbahan punten dibandingkan jenis pecel lain yang sudah lebih populer.

“Biasanya pecel itu sudah biasa, seperti pecel tumpeng. Namun, pecel dengan menggunakan punten masih jarang. Karena itu, kami mencoba mengembangkan punten menjadi produk usaha,” ungkap Weny.

Nama Gewol sendiri merupakan singkatan dari “Gawe Wong Luwe”.

Inovasi sederhana tersebut justru menjadi kekuatan tersendiri. Produk tradisional dikemas sebagai identitas usaha sekaligus diperkenalkan kepada konsumen yang lebih luas.

Weny berharap keikutsertaan dalam UMKM Milenial Fest 2026 tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membuat semakin banyak masyarakat mengenal produk yang dikembangkannya.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!