Bandara Dhoho Diproyeksikan Jadi Embarkasi Haji 2027, Pemkab Kediri Siapkan Lahan Hotel Haji 5,9 Hektare

admin
Img 20260828 Wa0010

Mediaciber.net.Kediri

Persiapan Bandara Internasional Dhoho Kediri sebagai embarkasi haji mulai memasuki tahap serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri bersama Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) mulai menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk pembangunan Hotel Haji di kawasan sekitar bandara.

Langkah tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat tanah milik Pemkab Kediri kepada Kemenhaj RI. Lahan yang berada di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, itu memiliki luas sekitar 59.307 meter persegi atau 5,9 hektare, dengan nilai taksiran mencapai Rp63,28 miliar.

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengatakan, penyerahan aset tersebut merupakan bentuk dukungan Pemkab Kediri terhadap rencana pembangunan fasilitas pelayanan jamaah haji.

“Penyerahan sertifikat tanah ini menjadi langkah strategis dalam mendukung rencana pembangunan hotel haji di Kabupaten Kediri,” kata Dewi di Kediri.

Menurutnya, keberadaan Hotel Haji nantinya diharapkan dapat memperkuat pelayanan jamaah yang akan menggunakan Bandara Dhoho sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Pemkab Kediri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung rencana tersebut agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan dan memberikan manfaat yang luas.

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf yang hadir dalam penyerahan sertifikat tersebut menyambut positif dukungan Pemkab Kediri.

Ia memastikan Kemenhaj akan menindaklanjuti rencana pembangunan Hotel Haji dengan melibatkan berbagai pihak.

Menurut Irfan, pemerintah tengah berupaya agar Bandara Dhoho dapat digunakan sebagai salah satu embarkasi haji pada 2027.

“Kita tahun 2027 berusaha keras bagaimana bisa membuka Bandara Dhoho sebagai Embarkasi Haji,” ujar Irfan.

Gus Irfan, sapaan akrabnya, mengatakan pembangunan Hotel Haji akan dimatangkan. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah menggandeng pihak ketiga melalui skema kerja sama.

“Hotel haji ini nanti tentu kita akan berpikir bagaimana kita bisa segera mewujudkannya. Salah satu kemungkinannya adalah kita bekerja sama dengan pihak lain,” katanya.

Kawasan lahan tersebut tidak hanya diproyeksikan untuk pembangunan Hotel Haji. Pemkab Kediri juga menyiapkannya sebagai lokasi Kantor Kementerian Haji Kabupaten.

Di sisi lain, Pemkab Kediri mulai menghitung kebutuhan akomodasi jamaah yang diproyeksikan berangkat melalui Bandara Dhoho pada musim haji 2027.

Penghitungan dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari jumlah jamaah, kapasitas pesawat, hingga tingkat okupansi hotel yang tersedia di wilayah Kediri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!