35 Motor dan 42 Anak Diamankan, Polisi Sikat Balap Liar di Gampengrejo

admin
Img 20260912 Wa0007

Mediaciber.net.Kediri

Aksi balap liar kembali bikin resah warga Kabupaten Kediri. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas balap liar yang berlangsung di jalan persawahan Dusun Kejuron, Desa Plosorejo, Kecamatan Gampengrejo.

Hasilnya cukup mengejutkan. Sebanyak 35 sepeda motor dan 42 anak yang diduga terlibat dalam aksi tersebut diamankan petugas Polsek Gampengrejo.

Penertiban berlangsung pada Kamis (10/9/2026) mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai. Operasi dipimpin langsung Kapolsek Gampengrejo AKP Rudi Hartono, SH, dengan melibatkan 12 personel.

Langkah tegas itu merupakan tindak lanjut laporan warga yang masuk ke Polsek Gampengrejo sehari sebelumnya, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Laporan tersebut menyebutkan adanya aktivitas balap liar di jalan persawahan Dusun Kejuron yang dinilai mengganggu ketertiban sekaligus membahayakan keselamatan para pelaku maupun masyarakat.

Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penertiban. Puluhan sepeda motor yang digunakan dalam aktivitas tersebut diamankan. Para anak yang berada di lokasi juga dibawa ke Mapolsek Gampengrejo untuk menjalani pendataan dan pembinaan.

Kapolsek Gampengrejo AKP Rudi Hartono, SH, menegaskan penindakan dilakukan bukan semata-mata untuk memberikan efek jera, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar aktivitas balap liar tidak berkembang dan menimbulkan korban.

“Kami menindaklanjuti laporan masyarakat karena balap liar sangat berpotensi membahayakan keselamatan. Tidak hanya pelaku, tetapi juga pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi,” tegas Rudi.

Menurutnya, jalan persawahan sekalipun bukan berarti bebas digunakan untuk aktivitas balap liar. Keselamatan dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas kepolisian.

“Kami mengimbau anak-anak agar tidak melakukan balap liar. Gunakan kendaraan sebagaimana mestinya dan jangan mempertaruhkan keselamatan hanya untuk mencari kesenangan sesaat,” ujarnya.

Rudi juga menekankan pentingnya peran orang tua. Terlebih, sebagian besar yang diamankan masih berusia anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!