Siswa SDN Kampungdalem 3 Kediri Muntah Usai Santap MBG, 9 Anak Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan

admin
Screenshot 2026 0917 155314

Mediaciber.net.Kediri

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kediri kembali menjadi sorotan. Sebanyak sembilan siswa SDN Kampungdalem 3 mengalami gejala mual, pusing, lemas, hingga muntah setelah menyantap menu MBG, Kamis (17/9/2026).

Insiden tersebut terjadi pada pagi hari. Gejala mulai dirasakan sejumlah siswa sekitar pukul 09.20 WIB, tak lama setelah mereka mengonsumsi makanan yang dibagikan di sekolah.

Guru kelas 6 SDN Kampungdalem 3, Eni Sulistyawati, mengatakan gejala yang dialami para siswa relatif serupa. Dari sembilan siswa, delapan di antaranya mengalami muntah, sementara satu siswa mengeluhkan pusing.

“Rata-rata dari sembilan anak itu gejalanya sama: perut panas, lemas, mual, lalu muntah. Ada delapan anak muntah, satu anak hanya pusing,” ujarnya.

Menu MBG yang disantap siswa saat itu terdiri atas nasi putih, chicken katsu, tumis edamame, sayur kari, dan buah melon.

Kecurigaan terhadap kondisi makanan pun muncul. Menurut keterangan guru, sejumlah siswa mengeluhkan aroma makanan yang dinilai tidak seperti biasanya.

“Yang dicurigai itu buah sama ayamnya. Ayamnya sudah agak berbau, begitu juga buahnya,” kata Eni.

Namun, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan.

Penanganan terhadap para siswa dilakukan bertahap. Dari sembilan anak yang mengalami gejala, sebagian mendapat penanganan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartika Sari, mengatakan satu siswa mengalami gejala ringan dan langsung dibawa pulang oleh orang tuanya. Sementara delapan siswa lainnya dibawa ke Puskesmas Kota Utara.

Dari jumlah tersebut, tiga siswa kemudian dirujuk ke RSUD Gambiran karena mengalami muntah berulang dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Tiga orang dirujuk ke RSUD Gambiran, yaitu dua siswa putri dan satu siswa putra. Kondisi mereka saat ini masih ditangani dan distabilkan di IGD,” jelas Endang.

Sementara lima siswa lainnya yang sempat mendapat perawatan di Puskesmas Kota Utara dilaporkan mulai membaik dan diperbolehkan pulang.

Di sekolah, suasana sempat diliputi kepanikan. Sejumlah siswa masih berada di ruang UKS untuk mendapatkan penanganan. Beberapa di antaranya tampak lemas dan pucat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!