Mediaciber.net.Kediri
Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan sekadar menghadapi soal dan mengejar nilai. Lebih dari itu, TKA menjadi sarana untuk memetakan kemampuan akademik peserta didik sekaligus membantu mereka mengenali potensi dan mempersiapkan langkah pendidikan berikutnya.
Pesan tersebut mengemuka dalam Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemendikdasmen Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di SMPN 1 Gurah, Kabupaten Kediri, Jumat (25/9/2026).
Kepala SMPN 1 Gurah, Ernia Purnamawati, S.Pd., menegaskan bahwa pemahaman yang baik mengenai TKA sangat penting, baik bagi peserta didik, guru maupun orang tua. Menurutnya, siswa perlu melihat TKA secara positif dan tidak menjadikannya sebagai sesuatu yang menakutkan.
“TKA ini jangan dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan. Anak-anak perlu memahami bahwa tes ini merupakan bagian dari proses untuk mengetahui kemampuan akademik mereka,” ujar Ernia.
Ia menjelaskan, kesiapan siswa tidak hanya dibangun melalui latihan mengerjakan soal. Lebih penting, siswa perlu memiliki pemahaman terhadap materi, kemampuan bernalar, serta kebiasaan belajar yang baik.
“Yang kami dorong bukan hanya bagaimana anak mendapatkan nilai tinggi, tetapi bagaimana mereka benar-benar memahami apa yang dipelajari. Kemampuan itu yang nantinya menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan,” jelasnya.
Ernia menambahkan, sekolah memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan agar peserta didik dapat menghadapi TKA dengan tenang dan percaya diri. Guru diharapkan tidak sekadar memberikan latihan, tetapi juga membantu siswa memahami pola soal dan meningkatkan kemampuan berpikir.
“Anak-anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Karena itu, pendampingan harus dilakukan sesuai kebutuhan mereka. Kami ingin setiap siswa punya kesempatan untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” katanya.












