Desa Klumutan Madiun Gandeng UNAIR Perkuat Literasi HIV, Bangun Kepedulian Remaja melalui Program SAPA AIDS

admin
Img 20261024 Wa0020

Eny Kurniawati” menerangkan, rangkaian kegiatan selama dua hari dirancang secara bertahap. Hari pertama difokuskan pada pelatihan calon edukator yang menyasar anggota Karang Taruna. Selanjutnya, pada hari kedua, para edukator tersebut terlibat dalam penyampaian materi dan edukasi kepada peserta yang lebih luas.

“Di sini kami merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Desa Klumutan menjadi salah satu lokasi kegiatan Universitas Airlangga. Pelaksanaannya selama dua hari, dengan hari pertama berupa pelatihan bagi calon edukator yang sasarannya anggota Karang Taruna, kemudian pada hari kedua dilanjutkan dengan edukasi oleh para edukator tersebut,” jelas Eny.

Model edukasi sebaya dipilih untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan kalangan remaja. Melalui pendekatan ini, informasi mengenai HIV diharapkan dapat diterima dengan bahasa yang mudah dipahami, sekaligus mendorong keberanian untuk mencari informasi kesehatan dari sumber yang benar dan tepercaya.

Eny Kurniawati, berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan pengetahuan remaja, membentuk sikap yang lebih positif terhadap layanan konseling dan tes HIV secara sukarela, serta memperkuat dukungan sosial di lingkungan masyarakat.

Program SAPA AIDS tidak sekadar menitikberatkan pada penyampaian informasi mengenai HIV, tetapi juga mengedepankan pentingnya membangun perspektif masyarakat yang lebih manusiawi terhadap persoalan kesehatan tersebut.

Literasi HIV yang memadai menjadi modal penting untuk membedakan fakta medis dari mitos yang berkembang di masyarakat. Di sisi lain, pengurangan stigma dan diskriminasi diperlukan agar setiap orang dapat memperoleh informasi, konseling, pemeriksaan, dan layanan kesehatan sesuai kebutuhan tanpa rasa takut terhadap perlakuan negatif.

Dalam konteks tersebut, peran pemerintah desa, perguruan tinggi, dan organisasi kepemudaan menjadi penting untuk menciptakan ekosistem edukasi yang berkelanjutan. Karang Taruna diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan pemahaman yang benar sekaligus menumbuhkan budaya saling mendukung.

Kolaborasi Pemerintah Desa Klumutan dengan Universitas Airlangga ini menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga membutuhkan penguatan kualitas sumber daya manusia, pengetahuan, dan kepedulian sosial.

Melalui program SAPA AIDS, Desa Klumutan diharapkan dapat terus mengembangkan ruang pembelajaran yang melibatkan generasi muda sebagai bagian dari solusi, sehingga upaya pencegahan HIV, peningkatan kesadaran kesehatan, dan penghapusan stigma dapat berjalan seiring dengan terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, inklusif, dan berdaya.” Pungkasnya'( Julioe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!