Sementara itu, Ketua Umum DPP PROGIB, Dimpas Simamora, menekankan pentingnya peran organisasi dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Menurutnya, pengembangan UMKM hingga tingkat PAC menjadi salah satu strategi untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran.
“Alhamdulillahirrahmanirrahim. PROGIB harus selalu memberi manfaat bagi masyarakat luas dan orang tua. Di Kabupaten Kediri, PROGIB hadir untuk menjadi penyeimbang sekaligus mendukung penuh kepemimpinan Prabowo-Gibran,” ujar Dimpas.
Ia menjelaskan, PROGIB ingin merangkul masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang belum memiliki keterampilan maupun pekerjaan. Melalui pendampingan dan pengembangan usaha, organisasi tersebut berharap masyarakat dapat memiliki kesempatan untuk membangun sumber penghasilan secara mandiri.
Salah satu program yang direncanakan adalah pengembangan usaha mikro di setiap PAC, termasuk pendirian warung sehat. Selain itu, PROGIB juga menyiapkan dukungan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha di sektor pertanian dan agrobisnis.
“Ke depan, saya ingin menyejahterakan PAC-PAC lewat sektor UMKM. Kita akan buatkan wadah usaha, terutama warung sehat. Selain itu, bagi masyarakat yang berminat di sektor pertanian atau agrobisnis, kami juga sudah siap memfasilitasi mulai dari penyediaan bibit hingga pendampingan lainnya. Komitmen kami jelas, insya Allah kita siap membantu agar tidak ada pengangguran di Kabupaten Kediri,” tegasnya.

Dimpas berharap PROGIB Kabupaten Kediri tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif dan menjadi mitra masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.
Menurutnya, dukungan terhadap program strategis nasional perlu diiringi langkah konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang ekonomi dan penciptaan kesempatan kerja.
Deklarasi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya perwakilan Kapolres dan Dandim Kabupaten Kediri, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Camat Pagu, perwakilan Inspektorat Kabupaten Kediri, Kepala Desa Ngasem, Kapolsek Ngasem, Kepala Disbudparpora Kabupaten Kediri, unsur Satresnarkoba dan Satintelkam, perwakilan Ditintelkam Polda Jawa Timur, Kepala Kesbangpol, Ketua Ormas Joyoboyo, serta Gus Rofiq.(sinyo)












