Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Perkuat Kampung Inggris, Bahasa Asing Jadi Kunci Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Warga

admin
Img 20261026 Wa0000

Karena itu, pembelajaran bahasa juga menyasar masyarakat yang berinteraksi langsung dengan wisatawan, seperti pedagang, juru parkir, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan kemampuan komunikasi yang lebih baik, masyarakat diharapkan semakin percaya diri dalam memberikan pelayanan, menjelaskan produk, menawarkan jasa, hingga membantu wisatawan memperoleh informasi selama berkunjung.

“Ketika pedagang mampu menjelaskan produknya, juru parkir bisa memberikan petunjuk dengan baik, dan pelaku UMKM mampu melayani wisatawan dari berbagai daerah maupun negara, di situlah pendidikan memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat,” lanjutnya.

Penguatan keterampilan berbahasa ini diharapkan mampu membangun ekosistem pariwisata yang lebih ramah, komunikatif, dan berdaya saing. Sebab, daya tarik destinasi tidak hanya ditentukan oleh tempat yang dikunjungi, tetapi juga oleh kualitas pelayanan dan pengalaman yang dirasakan wisatawan.

Di sisi lain, peningkatan kompetensi masyarakat juga membuka kesempatan bagi tumbuhnya aktivitas perdagangan, jasa, dan usaha lokal. Dengan demikian, pengembangan Kampung Inggris dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi warga.

Dalam kesempatan tersebut, Mokhamat Muhsin juga menyerahkan penghargaan kepada para tutor sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi masyarakat.

Penghargaan itu menjadi pengakuan atas peran tutor dalam menjaga keberlangsungan pembelajaran bahasa sekaligus mendorong lahirnya masyarakat yang lebih terampil dan siap menghadapi kebutuhan zaman.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!