SMKN 1 Ngasem Siapkan Generasi Unggul, TKA 2026 Jadi Ajang Pembuktian Kompetensi Siswa

admin
Img 20261026 Wa0010

Mediaciber.net.Kediri

SMKN 1 Ngasem, Kabupaten Kediri, mematangkan persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Terintegrasi Asesmen Nasional (AN) Tahun 2026. Bukan sekadar mengejar hasil ujian, sekolah ini menegaskan pentingnya kesiapan akademik, kepercayaan diri, dan integritas siswa sebagai bekal melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kepala SMKN 1 Ngasem, Dr. Mohamad Alfin Hilmi, S.Pd., M.M., M.Pd., memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik kelas akhir agar menjadikan TKA sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik setelah menempuh proses pembelajaran di sekolah.

Menurutnya, keseriusan dalam mempersiapkan diri menjadi kunci penting menghadapi evaluasi akademik berskala nasional tersebut. Siswa diminta tidak menganggap ujian berbasis komputer ini sebagai kegiatan formalitas, tetapi sebagai kesempatan membuktikan kompetensi yang telah mereka bangun selama ini.

“TKA AN Terintegrasi ini bukan sekadar rutinitas formalitas pengisian soal, melainkan barometer nyata dari kualitas kompetensi akademik yang kalian miliki. Hasil dari ujian ini akan melahirkan Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) resmi dari kementerian. Dokumen ini menjadi modal berharga untuk bersaing dalam jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun seleksi masuk perguruan tinggi negeri,” tegas Alfin Hilmi, Senin (26/10/2026).

Ia menekankan, persiapan menghadapi TKA harus dilakukan secara terarah. Siswa perlu memanfaatkan waktu belajar secara optimal, memahami materi yang diujikan, serta membangun mental yang kuat agar mampu mengerjakan soal dengan maksimal.

Namun, bagi Alfin, keberhasilan siswa tidak hanya diukur dari capaian akademik. Kejujuran dan tanggung jawab juga menjadi nilai penting yang harus dijaga selama proses ujian berlangsung.

“Saya instruksikan kepada seluruh siswa kelas akhir: manfaatkan waktu yang tersisa untuk belajar dengan target yang jelas. Jangan ada yang meremehkan. Masuk ke ruang ujian dengan persiapan matang, kepercayaan diri yang tinggi, dan yang paling mutlak adalah menjaga integritas. Prestasi itu penting, tetapi jujur adalah yang utama,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!