BOGOR,- Launching proyek program Samisade di Desa Sukmajaya, Kec. Tajurhalang, Kab. Bogor pada Sabtu (12/11) menjadi perbincangan dikalangan awak media yang hadir pada acara tersebut. Hal ini disebabkan adanya keterangan berbeda terkait mutu beton yang digunakan dengan realisasi di lapangan.
Keterangan berbeda berdasarkan adanya pertanyaan Sekertaris Kecamatan (Sekcam) Tajurhalang Yoga disela-sela memberikan kata sambutan pada acara launching proyek program Samisade, tepatnya di Kp. Nanggela, RW 04 – RW 02, Desa Sukmajaya, Kec. Tajurhalang, Kab. Bogor. Pertanyaan terkait ketebalan, panjang, lebar serta mutu beton yang digunakan pada proyek betonisasi, dan dijawab oleh sebagian yang hadir serta Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Sarnap.
Dalam jawaban yang terekam awak media, bahwa untuk panjang betonisasi pada tahap I ini 729 M, lebar 4,5 M, dengan ketebalan 15 Cm serta menggunakan beton mutu K – 300. Namun sangat disayangkan, realisasi beton yang tergelar tidak sesuai dengan mutu yang diucapkan. Dimana, dari surat jalan yang diperlihatkan supir truk molen kepada awak media didapati bahwa, mutu beton yang tergelar adalah K – 225.
Selain mutu yang tidak sesuai, saat gelaran beton juga tidak dilakukan test slum beton (uji slump).

Untuk mendapatkan informasi yang benar agar pemberitaan berimbang, awak media coba konfirmasi ke TPK Sarnap melalui pesan WhatsApp, pada Senin (14/11) terkait mutu beton yang tidak sesuai dan tanpa dilakukannya test slump pada saat gelaran beton, namun jangankan memberi keterangan, menjawab salam awak media pun tidak alias bungkam.
Dengan adanya ketidaksesuaian keterangan terkait mutu beton yang digunakan dengan realisasi di lapangan, diduga telah terjadi pembohongan publik, apalagi kegiatan tersebut dihadiri oleh banyak awak media
Tindak pidana Kebohongan Publik telah diatur dalam pasal 55 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan pejabat publik dapat dimasukkan sebagai subyek hukum pidana dalam pasal tersebut.
Berita Terkait
Dinas Pendidikan Tulungagung Gelar Workshop Pantomime Bagi Pelajar dan Guru Pembina Jenjang SD dan SMP Media Ciber,net- Dinas Pendidikan Pendidikan Tulungagung menyelenggarakan Workshop Pantomime bagi pelajar dan guru pembina jenjang SD dan SMP berlangsung di UPT TB2KS Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini diikuti oleh guru pembina serta siswa SD dan SMP se Kabupaten Tulungagung. Sebagai bentuk kolaborasi pembelajaran lintas peran antara pendidik dan peserta didik. Workshop menghadirkan Sunu Wahyu Mahendra dan Trias Untung Kurniawan, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa seni pantomime memiliki kekuatan sebagai media edukatif yang mampu menyampaikan pesan pembelajaran, menumbuhkan kepercayaan diri siswa, serta mengasah kreativitas dan ekspresi nonverbal. Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Bidang Pembinaan SMP Uun Sancahya , yang menyampaikan apresiasi atas adanya kegiatan ini. Ia berharap workshop ini dapat menjadi bekal bagi guru dan siswa untuk mengembangkan potensi seni di sekolah, baik dalam pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler. Uun menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya peningkatan kompetensi pendidik serta pengembangan bakat dan minat siswa. Menurutnya, pantomime merupakan salah satu bentuk seni yang relevan dengan penguatan karakter dan pembelajaran kreatif, jelasnya. Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak aktif, antusias, dan penuh semangat, terutama saat sesi praktik pantomime. Guru dan siswa berkolaborasi langsung, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Pada sesi akhir, peserta menyampaikan pesan dan kesan positif serta harapan agar workshop serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kegiatan Workshop Pantomime ini menjadi wujud nyata komitmen Dinas Pendidikan dalam mendukung inovasi pendidikan serta mendorong pengembangan seni dan kreativitas di lingkungan sekolah. “Uun berharap kegiatan Workshop Pantomime ini dapat memberikan manfaat nyata bagi guru dan siswa. Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan kembali dilaksanakan pada tahun mendatang dengan cakupan yang lebih luas serta kualitas yang semakin baik.” pungkasnya.