Teduh Payung, Hangat Doa: Pelepasan 351 Siswa SMPN 3 Pare Berlangsung Khidmat

admin
Img 20260603 Wa0008

Mediaciber.net.Kediri,

Alunan gending Jawa modern mengalun syahdu di halaman belakang SMPN 3 Pare, mengiringi prosesi pelepasan 351 siswa kelas IX yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Suasana teduh terasa menyelimuti seluruh rangkaian acara, menghadirkan perpaduan antara rasa bangga, haru, dan doa yang mengiringi langkah para siswa menuju jenjang pendidikan berikutnya.

Kepala SMPN 3 Pare, Agus Sutjahjo, mengatakan bahwa pelepasan siswa bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang yang telah dilalui para siswa selama tiga tahun terakhir.

“Hari ini bukan hanya tentang melepas anak-anak menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tetapi juga tentang mensyukuri proses yang telah mereka lalui. Mereka datang ke sekolah ini sebagai anak-anak yang sedang mencari jati diri, lalu tumbuh menjadi pribadi yang lebih matang, lebih bertanggung jawab, dan memiliki bekal untuk menghadapi masa depan,” ujarnya. Rabu (3/6/2026).

Menurut Agus, hal yang paling membanggakan bukan hanya capaian akademik para siswa, melainkan tumbuhnya karakter, sikap gotong royong, dan semangat kebersamaan yang terus dijaga hingga akhir masa pendidikan.

“Yang menjadi menarik pada kegiatan hari ini adalah semangat kebersamaan yang terus kami tanamkan kepada anak-anak. Mereka belajar bersama, menjalani kehidupan sekolah bersama, berjuang bersama, dan menjaga nilai-nilai kebersamaan tersebut hingga akhir masa pendidikan mereka. Nilai inilah yang kami harapkan akan terus mereka bawa ke mana pun mereka melangkah,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk manusia yang memiliki integritas dan kepedulian terhadap sesama.

“Harapan kami, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang jujur, dapat dipercaya, memiliki empati, dan mampu menjaga nama baik dirinya, keluarganya, serta almamaternya. Ilmu pengetahuan akan terus berkembang, tetapi karakter yang baik akan menjadi bekal yang tidak lekang oleh waktu,” ungkap Agus.

Sebelum prosesi pelepasan, para siswa juga menampilkan berbagai hasil karya kreatif yang dipamerkan kepada para tamu dan orang tua. Pameran tersebut menjadi ruang apresiasi atas potensi dan kreativitas yang dimiliki para siswa.

“Kami ingin memberikan ruang kepada anak-anak untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki banyak talenta. Karya-karya yang ditampilkan hari ini adalah hasil dari proses belajar, kerja keras, dan kreativitas mereka sendiri. Kami bangga karena sekolah bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat bertumbuhnya ide, inovasi, dan keberanian untuk berkarya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!