Mediaciber.net.Kediri
Libur sekolah menjadi berkah bagi sektor pariwisata Kabupaten Kediri. Dalam kurun waktu tiga pekan, pendapatan dari penjualan tiket objek wisata milik Pemerintah Kabupaten Kediri melonjak hingga sekitar Rp500 juta, atau naik tiga sampai empat kali lipat dibandingkan hari biasa.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengungkapkan capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya minat masyarakat berwisata sekaligus menjadi sinyal positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Ada kira-kira kita tiga minggu itu setengah miliar (Rp500 juta). Jadi peningkatannya sekitar tiga sampai empat kali lipat dari hari biasa,” ujar Mustika, Selasa (21/7/2026).
Data Disparbud menunjukkan, destinasi Wisata Besuki masih menjadi primadona sekaligus penyumbang pendapatan terbesar. Pada periode normal 1–21 Juni 2026, pendapatan tiket Besuki mencapai Rp86,87 juta, disusul Gunung Kelud sebesar Rp66,07 juta, dan Pemandian Ubalan sebesar Rp62,85 juta.
Namun saat libur sekolah berlangsung pada 22 Juni hingga 12 Juli 2026, seluruh destinasi mencatat lonjakan signifikan. Pendapatan tiket Besuki meroket menjadi Rp148,85 juta, Ubalan naik menjadi Rp124,60 juta, sementara Gunung Kelud menyumbang Rp98,20 juta.












