Mediaciber.net.Kediri
Dugaan keracunan makanan kembali mencuat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kediri. Sebanyak 10 pelajar di Kecamatan Badas mengalami keluhan mual, pusing hingga diare setelah mengonsumsi menu MBG pada Rabu–Kamis, 2–3 September 2026.
Kasus ini kini tengah diselidiki Satgas MBG Kabupaten Kediri. Sampel makanan yang diduga berkaitan dengan keluhan para siswa telah diamankan dan dikirim ke laboratorium di Surabaya untuk memastikan ada tidaknya kontaminasi.
Enam siswa bahkan sempat mendapat perawatan dan observasi intensif di Puskesmas Badas. Meski demikian, seluruh siswa yang mengalami gejala dilaporkan telah membaik.
Keluhan pertama muncul setelah siswa mengonsumsi menu ayam bumbu kuning pada Rabu (2/9). Sejumlah siswa mengaku menemukan kondisi makanan yang tidak lazim, yakni terasa kecut dan memiliki tekstur berlendir.
Tidak lama setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah siswa mengalami mual dan diare.
Persoalan kembali muncul sehari kemudian. Pada Kamis (3/9), siswa mendapati menu ikan lele dengan daging yang masih berwarna kemerahan dan diduga belum matang sempurna.
Rangkaian keluhan tersebut menjadi perhatian karena terjadi pada penerima MBG di wilayah yang sama dan berlangsung dalam dua hari berturut-turut.












