Mediaciber.net.Kediri
Pengembangan Kampung Inggris di Kabupaten Kediri tak cukup hanya mengandalkan lembaga kursus dan kemampuan peserta didik. Keterampilan berbahasa asing juga perlu membumi di tengah masyarakat agar mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Komitmen tersebut mengemuka dalam penutupan kegiatan Forum Komunikasi Bahasa yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd., Kepala Bidang PNF, PAUD dan Pora, serta para camat dan kepala desa.
Forum ini menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa tidak harus berhenti di ruang kelas. Kemampuan berkomunikasi perlu dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kawasan Kampung Inggris yang menjadi salah satu daya tarik wisata edukasi di Kabupaten Kediri.
Beragam kreativitas ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari pementasan cerita rakyat Ande-Ande Lumut menggunakan bahasa Inggris hingga pertunjukan tari dan nyanyian yang memadukan unsur pendidikan, budaya, dan kreativitas peserta.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd., menegaskan bahwa penguatan kemampuan berbahasa harus memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi peserta pembelajaran, tetapi juga masyarakat di sekitar Kampung Inggris.
“Kampung Inggris harus menjadi lebih dari sekadar tempat belajar bahasa. Kami ingin kemampuan berbahasa ini menjadi bekal masyarakat untuk berkomunikasi dengan wisatawan, meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus menangkap peluang ekonomi yang tumbuh dari sektor pariwisata,” ujarnya, Senin (26/10/2026).
Menurutnya, keberadaan Kampung Inggris memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan daerah. Namun, potensi tersebut perlu didukung keterlibatan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.












