Bupati Mundjidah Wahab juga mengapresiasi atas upaya bersama antara Camat Ploso dan seluruh Kepala Desa di Kecamatan Ploso yang secara bersama berkomitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan desanya, termasuk kebersihan sungai dan sekitarnya, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakatnya.
“Dari Ploso ini, kita jadikan momentum untuk meningkatkan mutu kualitas lingkungan hidup kita seluruhnya. Dimulai dengan memilah dan mengelola sampah dengan baik dan benar. Yang menjadi persoalan adalah perilaku atau kebiasaan masyarakat kita membuang sampah di sungai, tidak hanya di Kabupaten Jombang, tetapi juga di wilayah lainnya di Indonesia. Dan salah satu sampah yang paling menonjol dan dikeluhkan adalah adanya limbah diapers atau popok sekali pakai. Banyak sekali ditemukan di sungai-sungai, popok sekali pakai dibuang. Limbah tersebut mengalir dari hulu ke hilir. Semakin ke hilir, semakin menumpuk. Bisa mengakibatkan banjir di wilayah-wilayah yang air sungainya tercemari sampah.

“Riset mengenai mitos suleten sendiri khususnya pada wilayah daerah aliran sungai Brantas telah dilaksanakan dan bahkan telah mendapatkan apresiasi di tingkat Nasional oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional pada lomba Karya Ilmiah Remaja ke-54 tahun 2022 oleh 2 siswi MAN 1 Jombang yakni Iyyaka dan Eka. Setelah berhasil ditingkat nasional, selanjutnya akan dibawa ke level yang lebih tinggi yakni ke Korea. Suatu pencapaian yang sangat membanggakan bagi kami karena penelitian oleh 2 siswi MAN 1 Jombang tidak hanya berfokus pada hasil lomba, namun bagaimana kegiatan mereka juga mampu memberikan dampak yang sangat positif di masyarakat kita”, tambah Bupati Mundjidah Wahab.
“Terkait persoalan mitos suleten ini, Saya menghimbau kepada semua pihak untuk bahu membahu bersama-sama mengatasinya. Mari semuanya berperan sesuai dengan tugas masing-masing, kerjasama dan kolaborasi diantara semuanya. Baik dunia pendidikan, pondok pesantren, swasta dan seluruh masyarakat untuk bersama berjuang mengurangi sampah. Pilah sampah dari rumah. Jangan buang sampah ke sungai. Kita sampaikan kepada masyarakat bahwa suleten itu tidak ada. Suleten hanyalah cerita fiktif yang tidak benar adanya dan tidak seharusnya kita percaya, suleten hanyalah mitos yang justru akan semakin mencemari sungai kita”, tandas Bupati Mundjidah Wahab

“Mari kita semua berkomitmen menjaga kelestarian Das Brantas agar lingkungan kita tetap bersih dan sehat, karena warisan paling berharga bukanlah sebuah mitos belaka, namun lingkungan yang lestari dan terjaga. Dengan demikian, dimasa depan anak cucu kita masih dapat menikmati karunia Allah SWT yakni alam lingkungan yang lestari. Mari bersama kita mewujudkan wajah baru sungai-sungai di Kabupaten Jombang yang bersih, indah, bebas dari sampah dan limbah tercemar”, pungkas Bupati Mundjidah Wahab.
Hadir juga pada kegiatan tersebut, Camat Ploso dan jajaran Forkopimcam Kecamatan Ploso; Camat Plandaan, Camat Ngusikan, Perwakilan Kecamatan Kudu, Kepala Desa Tanggungkramat dan perangkat desa, seluruh Kepala Desa se Kecamatan Ploso; tim Penggerak PKK se-Kecamatan Ploso dan pelajar.(kas)










