Saat dikonfirmasi oleh pihak beberapa awak media di salah satu ruangan Pemdes Sukodadi, Selasa,21/02/2023, terkait informasi yang tersebar, ternyata pihak Desa baru melakukan pra PTSL belum PTSL.
“Salah satunya saya juga termasuk panitia, pada waktu itu Pak Kades bilang disuruh ngukur dulu biar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan antar warga desa setempat. Dan juga tujuan dari Pak Kades Sukodadi agar ketika program PTSL benar-benar terealisasi bisa langsung ter eksekusi karena sebelumnya sudah mengantongi data pengukuran tersebut jadi bisa menghemat waktunya”, ucap salah satu panitia yang enggan disebutkan namanya.
Disisi lain Edi Retno Sekdes Sukodadi saat dikonfirmasi hal tersebut mengatakan bahwa Desa Sukodadi tidak ada kuota untuk program PTSL.
“Kalau ada tarikan sebesar 500 ribu pada warga, saya tidak tahu. Itu tim dari dukuhan masing-masing, saya juga tidak tahu pembentukannya, yang jelas untuk Desa Sukodadi tidak ada Kuota PTSL,” terang Edi.
Kepala Desa Sukodadi, Sukoyo
saat dikonfirmasi terkait hal tersebut juga mengatakan, jika pihaknya belum mengajukan program PTSL.
“Saya sudah dilaporkan ke Polres kemarin, saya rapatkan dengan perangkat desa untuk anggaran uangnya yang sudah masuk di panitia saya suruh kembalikan, saya juga tidak bawa uangnya. Kemarin kita memang dapat jatah PTSL dari BPN tahun 2021 tetapi kita batalkan,” jelas Kades Sukodadi.
“Untuk saat ini, uang yang sudah dibayarkan oleh warga, semua telah beres dikembalikan kepada seluruh warga. Begini yang jelas saya tidak tahu jumlah tarikannya jumlahnya berapa juga tidak tau sama sekali diperuntukkan untuk apa oleh panitia yang mereka bentuk sendiri”,tegasnya.( Red )










