Sehubungan dengan insiden tersebut, Masyarakat sebenarnya sudah melaporkan hal ini ke Polres Kotim namun waktu itu mereka menganggap kurang alat bukti.
Karena kurangnya alat bukti itu, dikatakan Ornela, pihaknya pun sempat mengajak kepolisian ke lokasi berhubung massa yang menyerang masih di lokasi. Namun nyatanya petugas menghindari hal tersebut.
“Kepolisian sepertinya menghindari itu (datang ke lokasi). Kita juga dianggap kurang alat bukti sehingga belum sempat ada penerimaan surat laporan dari kepolisian,” ungkapnya.
Diketahui, masyarakat setempat khususnya yang bekerja di kebun sejauh ini sudah melalui beberapa proses dalam mencari keadilan dalam kasus penyerangan tersebut.
Oleh karena itu, Ornela mewakili masyarakat setempat berharap kepolisian dapat benar-benar adil dalam menangani peristiwa tersebut terlebih yang kini telah dilaporkan ke Polda Kaltemg.
“Kita akan teguh sampai hal ini benar-benar ditindak secara langsung oleh kepolisian karena saya yakin masih banyak Polisi yang jujur dan menegakkan keadilan,” pungkasnya. (Ryt)










