JAM-Intelijen selaku pimpinan di bidang Intelijen berpesan agar bersama-sama melakukan upaya-upaya pengamanan pembangunan strategis, proyek prioritas, maupun proyek bersifat strategis lainnya.
JAM-Intelijen mengingatkan kepada jajaran intelijen agar tidak terperangkap dengan praktik-praktik transaksional dalam pelaksanaan pembangunan proyek strategis maupun proyek prioritas yang dikawal.
“Kita tidak boleh terbelenggu adanya AGHT yang timbul, baik yang sudah kita prediksi sebelumnya maupun muncul saat pelaksanaan.
Kita harus tetap bekerja dan berpikir untuk mencari pemecahan dari AGHT yang timbul, serta berkarya dengan mengoptimalkan segala potensi yang telah ada.
Saya yakin apabila terjalin kerja sama dari seluruh stakeholder, kita dapat melaksanakan proyek tersebut dengan Tepat Waktu, Tepat Mutu, dan Tepat Sasaran sebagaimana kita harapkan,” ujar JAM-Intelijen.
Rapat dihadiri oleh Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen, Direktur, Kapuspenkum, para Asisten Intelijen, Kasi D dari seluruh Indonesia, serta Tim PPS pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.
Sumber: Kejaksaan Agung










