“Mudah-mudahan semua materi yang telah ditetapkan dalam pelatihan ini dapat bermanfaat dan diaplikasikan di lingkungan kerja masing-masing yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan produktivitas kerja pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta prekursor narkotika,” ujar Roy Hardi Siahaan, S.I.K., S.H., M.H.
Sementara itu, Bryan M. Barger selaku Country Attache DEA untuk Indonesia menyampaikan sangat mendukung adanya pelatihan bersama ini dan berharap kesempatan yang sangat berharga ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh para peserta dalam meningkatkan kemampuan dan menggali pengetahuan dari instruktur berpengalaman di bidang investigasi narkotika.
“Saya menyadari cara kami memang sedikit berbeda dengan yang biasa dilakukan di sini, namun demikian kita dapat belajar bersama satu sama lain,” ucap Country Attache DEA untuk Indonesia tersebut.
Tak ketinggalan, mantan special agent DEA yang juga sekaligus kepala instruktur, Barry Johnson dalam pembukaan tersebut juga menyebutkan bahwa dirinya sangat senang dapat mengenal orang-orang baru pada setiap pelatihan. Ia pun berharap para peserta dapat menikmati pelatihan ini.
“Perlu diperhatikan, bahwa pelatihan bersama DEA tidak pernah mudah, akan ada tantangan di dalamnya, namun para peserta akan menikmati pelatihan ini,” tutupnya.
Sumber: BNN RI










