Lebih lanjut ia menyebut, bahwa trend dunia usaha dan dunia industri saat ini mengalami pergeseran dan lebih mengedepankan skill implementasi. Memasuki dunia kerja tidak cukup hanya dengan ilmu atau pengetahuan dasar.Tapi paling penting yang harus disiapkan adalah bagaimana pencari kerja memiliki skill, attitude dan karakter.“Sebaiknya dalam pemilihan jurusan, mahasiswa mempertimbangkan 3 (tiga) aspek, antara lain: minat, bakat serta trend kebutuhan industri” sebut Edy.
“Oleh karena itu, Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan profesional harus benar-benar dipersiapkan, melalui peningkatan kompetensi adik-adik mahasiswa sehingga sesuai dengan harapan kita bersama dalam SDM Bangkit, Kalteng BerAKHLAK, Penuh dengan KeBERKAHan” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. Kalteng Farid Wajdi dalam laporannya menjelaskan, latar belakang kegiatan ini dalam rangka, penanggulangan masalah ketenagakerjaan khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM, untuk membantu Angkatan Kerja dan Tenaga Kerja Muda mengetahui Bakat, Minat, Kemampuan maupun Intelegensi agar dapat menentukan pilihan pekerjaan yang tepat.
“Sedangkan untuk para Pemberi Kerja akan lebih mudah mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan persyaratan jabatan/pekerjaan yang diperlukan” jelas Farid.
“Peserta yang mengikuti kegiatan Penyuluhan dan Bimbingan kali ini berjumlah 400 orang mahasiswa, yang berasal dari Perguruan Tinggi se Kalteng secara hybrid (offline dan online)” pungkasnya.
Pada kegiatan pembukaan Penyuluhan dan Bimbingan Penyiapan Tenaga Kerja Siap Pakai Bagi Mahasiswa di Kalteng Tahun 2023 ini dihadiri pula oleh Assisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sri Widanarni, SAG Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Herson B. Aden, Forkopimda, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, jajaran Disnakertrans Prov. Kalteng dan Kadisnaker Kabupaten/Kota se Kalteng, Narasumber serta Motivator, dan insan pers baik cetak, elektronik maupun online.(ryt)










