
Lebih lanjut Iskandar mengatakan, harapan kami agar proyek rehabilitasi dapat diselesaikan sesuai rencana bukan tanpa alasan, sebab untuk KBM saat ini tidak ada satu ruang kelas pun yang dapat digunakan, mengingat selama ini hanya ada 6 (enam) ruang kelas tersedia, yang mana 4 ruang yang direhab dan terbengkalai dalam proses pengerjaannya sedangkan 2 ruang lagi digunakan untuk menyimpan meja dan bangku.
“Seluruh wali murid sangat khawatir bilamana proyek rehabilitasi tidak selesai sesuai rencana akan berdampak buruk bagi peserta didik dalam mengikuti pelajaran karena menurunnya minat belajar,” ungkap Iskandar.
Berdasarkan papan informasi, menghabiskan biaya sebesar Rp. 407 juta lebih yang anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Bogor TA. 2023, proyek rehabilitasi ruang kelas SDN Sukamaju tersebut dikerjakan oleh CV. KARYA BOGOR dengan Konsultan Pengawas PT. METRIK ARSIPLAN INDONESIA. (Bb)










