Pj Bupati Jombang yang dilantik pada 24 September 2023, ini langsung menerapkan kerja cepat, ikhlas dan tuntas sejak hari pertama menjabat.
Pertama kali menginjakkan kaki di Jombang, Sugiat langsung keliling desa menggunakan vespa ( Bulik Sospa ) dengan tujuan menyerap aspirasi warga. Selama 100 hari pertama bekerja, Pj Bupati Jombang mendapat koreksi dari 15 tokoh masyarakat dan tokoh agama di Jombang.
“Rata rata masyarakat Jombang menginginkan pemimpin yang tegas, bersih, dan responsif. Walaupun hanya satu tahun menjabat, saya yakin dengan tekad yang kuat dan hati yang bersih kita bisa membangun Jombang ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
Disisi lain, Pj Bupati Jombang juga meminta maaf jika dalam tujuh bulan masa jabatannya, pihaknya belum bisa menanggapi semua masalah warga. Sebab, Kabupaten Jombang dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang banyak ternyata juga disertai masalah yang kompleks.
“Masalah aset, tidak hanya terjadi di Pulogedang. Namun di Simpang 3 Jombang juga begitu, katanya mau dibangun Mall Pelayanan Publik, tapi nyatanya masih dikuasai orang yang tidak jelas. Di zaman saya harus selesai dan tidak ada yang tidak bisa diselesaikan. Warga perintahkan ke saya harus tegas Pak, saya pasti tegas saya sikat semua, jangan khawatir,”tutur Sugiat.
Terkait masalah aset daerah berupa tanah eks lapangan penimbunan pasir di Desa Pulogedang, Pj Bupati siap menyelesaikan. Pihaknya tidak ingin hanya sekadar memberi janji-janji ke masyarakat harus ada bukti dan harus selesai
(ARKAS)










