Menurut dia, seharusnya Keterbukaan Informasi Publik (KIP) sudah terpasang sebelum proyek dikerjakan lebih lanjut, agar masyarakat bisa ikut memonitoring dana anggaran yang di pakai.
“Apakah itu Dana Desa (DD) atau dana Bantuan Kusus (BK). Masak anggaran yang digunakan uang pribadi?,”terang warga.
“Setau saya Pemerintah Desa Dapur kejambon itu Kepala Desa beserta Perangkatnya orangnya itu baik-baik ( transparansi,red ), tapi kok ada proyek yang tidak jelas, tanpa adanya Keterbukaan informasi publik (KIP),”pungkas SS
Sementara beberapa warga ketika ditemui awak media memilih diam dan tanpa berkata apapun. Bahkan terus beranjak meninggalkan tempat, seakan alergi dengan kedatangan wartawan.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media mencoba melakukan konfirmasi ke kantor desa, namun Kepala Desa sering tidak ada ditempat dan sulit di temui. (tim-red)










