Mas Dhito menyebut, sumber usulan BKK ini berasal dari Musrenbang desa yang kemudian diajukan ke kecamatan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten.
Proses ini memastikan, alokasi dana sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan di masing-masing desa.
Mas Dhito juga mengingatkan kepada setiap pemerintah desa untuk menyusun rencana penggunaan dana secara efektif dan efisien.
“Kami ingin melihat dampak nyata dari bantuan ini. Pastikan bahwa setiap rupiah digunakan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Mas Dhito juga berharap agar kerjasama antara pemerintah desa dan masyarakat dapat terjalin dengan baik dalam melaksanakan proyek-proyek yang didanai oleh BKK.
Dengan adanya dukungan dari semua pihak, diharapkan pembangunan di desa-desa dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang.
Penyaluran BKK ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Kabupaten Kediri untuk mendorong pemerataan pembangunan dan mempercepat proses pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah.
Mas Dhito juga berharap, dengan adanya bantuan ini, kualitas hidup masyarakat desa dapat meningkat secara signifikan.(sinyo)










