Tuntut Netralitas ASN Dalam Pilkada 2024, FPKB Menggelar Aksi Damai

admin
Img 20241009 Wa0021

Hal serupa juga disampaikan Arif Rahman, pihaknya meminta seluruh pejabat publik untuk menjaga netralitasnya dalam melayani masyarakat. “Kami juga minta pejabat publik untuk tidak membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon (paslon) Gubernur – Wakil Gubernur Jawa Timur, serta paslon Bupati – Wakil Bupati Kediri,” katanya.

IMG-20241009-WA0023

Arif juga menyerukan supaya mereka juga tidak menggunakan jabatan, kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu paslon, sehingga mencederai semangat demokrasi serta asas-asas dalam penyelenggaraan pemilihan.
“Kami berharap dalam proses penyelenggaraan Pilkada serentak 2024, khususnya di Kabupaten Kediri, secara substansial dapat terlaksana sesuai dengan asasnya sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 2 Undang-Undang No.1 tahun 2015, yaitu dapat berjalan secara demokratis berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Desa Pojok, Darwanto, dikonfirmasi melalui Kaur Tata Usaha dan Umum, Siti Fatimah mengucapkan terimakasih telah diingatkan dalam Pilkada serentak 2024 untuk netral. “Semoga kedepan berjalan lancar, dan tidak ada yang memihak ke salah satu paslon. Semoga Pilkada serentak 2024 sukses sampai hari H, dan mendapatkan pemimpin yang amanah bagi Kabupaten Kediri,” tuturnya.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!