Satu Kasus Penderita Kusta Ditemukan di wilayah UPT Puskesmas Jeli

sulthon76
Img 20241014 Wa0002

 

Wiwin memastikan, pengobatan pasien kasus kusta sepenuhnya tidak dikenakan biaya. “Untuk Obatnya gratis baik itu pasien BPJS ataupun umum.”

 

Menurut Wiwin, kusta adalah penyakit menular tapi tidak mudah menular, dapat dicegah dengan Imunitas yang baik dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS. “Mengapa penyakit kusta tidak mudah ditularkan karena mempunyai masa inkubasi yang cukup panjang, tetapi penyakit ini bisa menular melalui kontak kulit erat dan lama juga melalui saluran pernafasan,” Pungkas Wiwin

Satu Kasus Penderita Kusta Ditemukan di wilayah UPT Puskesmas Jeli

 

Media Ciber. Net -Tulungagung- Puskesmas Jeli Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung menemukan satu kasus baru penyakit kusta. Satu penderita kusta itu ditemukan di Desa Punjul Kecamatan Karangrejo.

“Hasil pemeriksaan, satu warga Punjul positif mengidap kusta,” ujar Kepala Puskesmas Jeli Dr.Achmad Ardianto melalui bidan Desa Punjul sekaligus bagian penanggulangan Kusta Wiwin Masfufah kepada ciber. Net, Rabu 9 Oktober2024.

Menurut Wiwin, satu warga yang menderita penyakit kusta itu dalam proses pengobatan dan intervensi Puskesmas. “satu orang itu dalam pengobatan kami,”ucapnya.

Wiwini mengungkapkan, temuan penderita kusta itu dikarenakan penderita tidak merasakan ada bercak bercak di tubuh, setelah kaki bengkak penderita tidak ada nafsu makan dan muntah muntah baru keluarga membawa penderita ke RS Dr. Iskak dan hasil dari tes Laboratorium di nyatakan terjangkit penyakit kusta.

Ketika ditemukan, penderita penyakit kusta itu tidak sadar jika penyakit kulit yang menyerupai jamur itu adalah kusta. “Kelainan kulit yang tanpa disadari masyarakat karena bentuknya mirip penyakit kulit jamur, tapi tidak berasa karena mengenai syaraf,” ucapnya.

Warga mengabaikan penyakit itu karena merasa tidak menganggu, tidak merasa sakit atau gatal. “Setelah dirasakan semakin parah baru mau periksa, dari pemeriksaan ternyata itu adalah kusta,” ucap Wiwin

Setelah mengetahui ada warga yang menderita kusta, petugas Puskesmas melakukan pemeriksaan orang terdekat penderita seperti keluarga.

Hingga kini, kata Wiwin, Puskesmas Jeli terus melakukan penjaringan kelainan kulit terhadap warga untuk menemukan apa ada warga lain yang terkena kusta. kata Wiwin

Wiwin memastikan, pengobatan pasien kasus kusta sepenuhnya tidak dikenakan biaya. “Untuk Obatnya gratis baik itu pasien BPJS ataupun umum.”

Menurut Wiwin, kusta adalah penyakit menular tapi tidak mudah menular, dapat dicegah dengan Imunitas yang baik dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS. “Mengapa penyakit kusta tidak mudah ditularkan karena mempunyai masa inkubasi yang cukup panjang, tetapi penyakit ini bisa menular melalui kontak kulit erat dan lama juga melalui saluran pernafasan,” Pungkas Wiwin.(Ali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!