Sedangkan, Kepala Bidang Manajemen Angkutan Dishub Kota Kediri, Indra Hadi Prasetyo, bersama tiga stafnya (Sigit, Eka, dan Ibnu), yang turut serta dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa kolaborasi antara Dishub dan Uniska Kediri ini menjadi salah satu upaya dalam mendukung program Kediri City Tourism.
Untuk itu, lanjutnya, rute perjalanan Bus Satria pada kali ini berbeda dari jalur layanan umum dalam kota, menyesuaikan dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus (ABK) dan memberikan pengalaman yang lebih inklusif.
Indra mengapresiasi peran pemandu wisata mahasiswa yang mampu menyampaikan materi dengan cara yang menarik dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Pemandu sangat bagus, penyampaiannya interaktif, bahkan ada kejutan dengan properti pendukung yang membuat suasana lebih seru,” ujarnya.
Caca Mertiara, salah satu siswi kelas 6 SLB Nur Khabib, merasa senang bisa mendapatkan pengalaman baru tentang lalu lintas dan sarana transportasi dengan cara yang menyenangkan.
Hal yang sama dirasakan oleh Badriyah, guru pendamping yang telah mengajar di SLB Nur Khabib sejak 2016. Menurutnya, perjalanan ini memberikan wawasan baru yang belum diajarkan di kelas dan menciptakan energi positif bagi seluruh peserta.
“Pemandu wisata memberikan edukasi yang sangat bermanfaat, terutama tentang lingkungan sekitar yang belum sempat kami bahas di sekolah,” tukasnya.(sinyo)












