Mediaciber.net.Lamongan – Kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) menutup seluruh tempat hiburan di Kabupaten Lamongan selama bulan suci Ramadan menyisakan kepedihan bagi para Ladies Companion (LC) atau wanita pekerja pemandu karaoke.
Betapa tidak, mereka kelimpungan karena tidak bisa bekerja selama sebulan penuh. Sementara roda kehidupan terus berjalan, dan kebutuhan sehari-hari tidak bisa terhindarkan.
Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya perhatian maupun solusi kongkrit dari pemerintah mengenai alternatif pekerjaan yang bisa mereka jalankan selama bulan Ramadan.
“Pekerjaan diliburkan pemerintah pada bulan ramadhan ini. Rencana mau berjualan makanan dan minuman tapi terkendala dana (Modal jualan, red) kurang,” kata salah seorang pekerja di salah satu tempat hiburan di Lamongan berinisial DV ketika dikonfirmasi pada Minggu (2/3/2025).












