Hal senada kepala Dinas tanaman pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang Ir Avicenna Medisica saniputra.MH.MT menuturkan, tanaman jagung menjadi pilihan berdasarkan saran rembug dengan para petani setempat karena saat kemarau lahan persawahan di Desa sukosari air dari irigasi tidak mencukupi untuk tanam padi dua kali jadi setelah tanam padi para petani beralih tanam palawija dan hortikultura cabai dan kacang panjang,terkait harga saat ini jagung pipil kering mencapai harga menguntungkan petani karena lebih tinggi dibanding musim tanam pada tahun sebelumnya yang hanya di kisaran

selain harga yang menguntungkan musim tanam kali ini juga jauh dari serangan hama ulat dan jamur kedua hama itu biasanya menyerang tanaman umur dua minggu sampai satu bulan.tanaman jagung rawan sekali adanya serangan hama ulat yang bisa menggagalkan panen karena menyerang tunas sehingga tanaman tidak bisa berkembang
petani melakukan penyemprotan anti hama hasil panen bagus melimpah sekarang selain harga jual yang menguntungkan juga dan merasa terbantu dengan bibit jagung berkualitas dan pendampingan dari dinas pertanian serta pemerintah dan Kapolres Malang beserta jajarannnya,(erw)










