Melalui kegiatan tersebut, Mbak Cicha mengajak semua pihak ikut berperan aktif dan saling mendukung. Memastikan remaja tumbuh menjadi pribadi yang sehat, tangguh, dan mandiri.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri, Nurwulan Andadari, menambahkan melalui subtema yang diangkat, pihaknya mengajak para peserta untuk fokus bersekolah dan menunda perkawinan dini.
“Hal itu dinilai sangat penting dan menjadi salah satu bagian dalam Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) yakni No Free Sex, No Nikah Dini, Napza dan Terorisme.” ucapnya.
Lebih lanjut, Nurwulan mengungkapkan bahwa sejak awal Juni 2025 telah digelar empat jenis lomba yang diikuti oleh 60 sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Kediri. Untuk jenjang SMA, lomba yang diadakan adalah desain batik dan fotografi, sementara siswa SMP berpartisipasi dalam lomba Makeup Artist (MUA) serta penyuluhan teman sebaya.(sinyo)










