Untuk mempercepat penyelesaian, Pemkab Kediri menyiapkan dua tahapan besar. Pada 2026, akan digelontorkan dana sebesar Rp55 miliar untuk pemasangan atap stadion. Sedangkan di 2027, sekitar Rp51 miliar dianggarkan untuk pemasangan kursi penonton (single seat) serta penyempurnaan fasilitas lainnya.
“Saya tidak ingin proyek ini dikerjakan setengah-setengah. Stadion ini harus tuntas dan bisa dinikmati masyarakat maksimal tahun 2028,” tegas Mas Dhito.
Meski fokus pada stadion, Pemkab tetap memprioritaskan pembangunan sektor penting lainnya. Tahun depan, pembangunan Gedung Rumah Sakit Kediri Kabupaten (RSKK) dan revitalisasi Pasar Ngadiluwih juga masuk dalam daftar proyek strategis.
“Pembangunan stadion tetap jalan, tapi kebutuhan dasar masyarakat seperti kesehatan dan pasar juga harus terpenuhi,” pungkasnya.(sinyo)










