“Kegiatan rehabilitasi ini sebagai upaya untuk mengamankan lahan pertanian dari resiko longsor dan untuk menambah tampungan air untuk bisa dimanfaatkan masyarakat secara maksimal dan mengembalikan fungsi saluran, untuk mendukung kesejahteraan para petani dan memperkuat sektor pertanian di Kota Kediri,” kata Meri Oktavia, Selasa (11/11/2025).
Meri juga menambahkan, pekerjaan ini dimulai pada tanggal 29 Oktober 2025 dan masih berlangsung hingga saat ini dan diperkirakan akan selesai di Pertengahan Bulan Nopember 2025 ini.
“Kegiatan rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan untuk mengurangi risiko bencana,” tukasnya.(sinyo)










