“Meski di tengah efisiensi, MPP harus tetap jalan. Ini bentuk konsistensi pemerintah daerah dalam melayani masyarakat,” ujar Mas Dhito.
Tak hanya itu, terobosan juga dilakukan melalui perluasan layanan administrasi kependudukan hingga tingkat desa. Program Satu Hari Jadi Masuk Desa (Sahaja Suka) kini sudah hadir di 326 desa atau sekitar 95 persen wilayah desa di Kabupaten Kediri. Jika sebelumnya layanan hanya tersedia di kecamatan dan kantor Dinas Dukcapil, kini warga bisa mengurus dokumen langsung di desa sesuai domisili.
Kebijakan ini memangkas jarak, waktu, dan biaya masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan. Pemerintah daerah menargetkan seluruh desa segera terjangkau layanan tersebut agar pelayanan publik benar-benar merata hingga tingkat bawah.
Di tengah keterbatasan anggaran dan dampak kerusuhan, capaian ini menjadi indikator bahwa sektor pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah pada awal periode kedua kepemimpinan Mas Dhito.(sinyo)












