“Kami berharap kehadiran TNI tidak hanya dirasakan melalui hasil pembangunan, tetapi juga melalui kebersamaan, gotong royong, dan hubungan kekeluargaan yang terjalin,” katanya.
Pengurus Masjid Baitul Huda, Abdul, mengaku terharu dan bangga atas kehadiran prajurit TNI yang ikut beribadah bersama warga. Menurutnya, suasana Ramadan tahun ini terasa lebih hidup dan khidmat.
“Alhamdulillah kami sangat senang. Bapak-bapak TNI tidak hanya bekerja membangun desa, tetapi juga ikut tarawih bersama kami. Ini bukti nyata kedekatan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.
Kebersamaan dalam balutan ibadah tersebut menjadi potret nyata semangat kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya membangun desa secara fisik, tetapi juga memperkuat nilai persatuan, kepedulian, dan kehangatan Ramadan di tengah masyarakat.(sinyo)










