Kepala Sekolah Buka Suara, Disdik Turun Tangan: Polemik Honor Honorer Dipastikan Hanya Miskomunikasi

admin
Img 20260227 Wa0014

Mediaciber.Kediri – Polemik dugaan pemotongan honor tenaga honorer di SMPN 1 Purwoasri, Kabupaten Kediri, akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan. Kepala sekolah menegaskan, persoalan yang mencuat ke publik murni terjadi akibat miskomunikasi internal, bukan praktik pemotongan gaji.

Kepala SMPN 1 Purwoasri, Puguh Supratiknyo, memastikan seluruh honor tenaga honorer telah ditransfer secara utuh ke rekening masing-masing tanpa ada potongan apa pun dari pihak sekolah.

“Tidak ada pemotongan honor. Yang terjadi adalah kesalahpahaman komunikasi terkait mekanisme pengelolaan dana talangan sementara saat awal tahun,” ujarnya saat memberikan klarifikasi, Jumat (27/2/2026).

Puguh menjelaskan, pada awal Januari 2026 sempat terjadi keterlambatan pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Untuk membantu kebutuhan mendesak tenaga honorer, pihak sekolah memfasilitasi pinjaman sementara yang sifatnya sukarela.

“Karena dana BOS belum cair saat itu, ada solusi internal agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dan kebutuhan rekan-rekan honorer tetap terpenuhi. Namun, dalam penyampaiannya mungkin terjadi kekeliruan sehingga menimbulkan persepsi adanya potongan,” terangnya.

Ia menegaskan, tidak ada kewajiban bagi honorer untuk melakukan setoran di luar ketentuan resmi. Seluruh proses disebut sudah dijelaskan kembali dalam forum internal agar tidak menimbulkan kesalahpahaman lanjutan.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamad Muhsin. Pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung ke sekolah guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!