Ia menambahkan, sekolah tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan kepribadian siswa. Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai tersebut.

Kegiatan berbagi takjil ini pun disambut hangat oleh masyarakat sekitar. Banyak pengendara yang merasa terbantu, terutama mereka yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka hampir tiba.
Di tengah kesibukan dan hiruk pikuk aktivitas sore hari, aksi sederhana dari SMPN 2 Kandat itu menghadirkan sejuk dan harapan. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menumbuhkan cinta kasih serta kepedulian antar sesama.
Melalui langkah kecil ini, SMPN 2 Kandat berharap semangat berbagi terus tumbuh, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.(sinyo)












