“Ramadan adalah bulan penuh ampunan. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperbaiki diri, memperkuat kebersamaan, dan menebarkan kebaikan di tengah masyarakat,” ajaknya.
Ketua Takmir Masjid, M. Sya’roni, juga menyampaikan pesan agar setiap kegiatan dan pekerjaan dilakukan dengan sungguh-sungguh agar membuahkan hasil yang maksimal. Menurutnya, kesungguhan adalah kunci keberkahan, baik dalam ibadah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausyiahnya, Ustaz Misbakhul Munir mengingatkan pentingnya menjaga hati, lisan, dan perbuatan selama Ramadan. Ia menekankan bahwa puasa bukan sekadar ritual, tetapi proses pembentukan karakter agar menjadi pribadi yang lebih sabar, jujur, dan bertanggung jawab.
Kepala Kantor Kecamatan Plosoklaten, Dwi Putra Kokok Dirgantoro, S.Psi, turut menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan suasana Ramadan yang aman dan nyaman.
“Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang menjaga harmoni sosial. Dengan kebersamaan, kita bisa memastikan wilayah Plosoklaten tetap kondusif,” ungkapnya.
Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah, menambah kekhidmatan malam Ramadan di Desa Brenggolo.
Semangat kebersamaan dan komitmen menjaga ketertiban yang digaungkan dalam pengajian tersebut menjadi penegas bahwa Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat moral, persatuan, dan keamanan di tengah masyarakat.(sinyo)












