Dari hasil pengecekan di lapangan, kerusakan tidak terjadi merata di sepanjang ruas jalan. Lubang umumnya muncul di titik-titik yang kerap tergenang air akibat buruknya sistem drainase. Genangan air yang bertahan lebih dari enam jam dapat mempercepat pengelupasan aspal hingga menyebabkan lubang.
“Jalan aspal maupun cor tidak boleh tergenang lebih dari enam jam. Kalau sudah tergenang, pasti rusak,” jelas Hari Siswanto.
Adapun ruas prioritas yang kini dikebut perbaikannya antara lain Gurah–Pagu hingga perbatasan Jombang, Pare–Papar, serta Wates hingga perbatasan Kota Kediri. Lubang-lubang dengan tingkat kerusakan parah ditangani menggunakan lapen maupun hotmix agar lebih kuat dan tahan lama.
“Nanti setelah Lebaran, penanganan kita lanjutkan secara reguler dan menyeluruh,” imbuhnya.
Dengan percepatan ini, Pemkab Kediri memastikan jalur mudik di wilayahnya lebih aman dan layak dilalui, sehingga masyarakat bisa pulang kampung dengan tenang tanpa dihantui risiko jalan berlubang.(sinyo)










