Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito melalui Ketua Pokja I Dyah Saktiana menegaskan bahwa Pondok Ramadan bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang pembinaan rohani yang strategis untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan.
“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua agar Ramadan benar-benar menjadi titik balik perubahan diri, baik dalam keluarga maupun dalam peran kita di masyarakat,” ujarnya.
Menariknya, kegiatan ini tak hanya digelar secara tatap muka, tetapi juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube Pemkabkediri yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri. Langkah ini membuka akses lebih luas bagi masyarakat yang tidak hadir secara langsung untuk tetap mendapatkan siraman rohani.
Dyah berharap, semangat transformasi yang digaungkan dalam Pondok Ramadan 2026 benar-benar membekas dan berlanjut dalam aksi nyata. Bukan hanya menjadi wacana spiritual, tetapi menjelma dalam sikap, pelayanan, dan keteladanan anggota TP PKK di tengah masyarakat.
Ramadan kali ini pun diharapkan menjadi titik tolak lahirnya pribadi-pribadi yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih berkomitmen menebar kebaikan dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar.(sinyo)












