Momen menarik muncul ketika Sutardi, peserta dari Kecamatan Gampengrejo, berbagi kisah pribadinya setelah menjalani vasektomi.
Dengan penuh kehangatan, ia mengaku keputusan tersebut berawal dari rasa empati kepada istrinya yang selama ini harus menanggung beban kontrasepsi.
“Saya merasa kasihan dengan istri saat KB, akhirnya saya yang memutuskan ikut vasektomi. Alhamdulillah sekarang istri saya tambah sayang, katanya saya jadi lebih gagah,” ujar Sutardi yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan peserta.
Menurutnya, keputusan tersebut justru membuat hubungan rumah tangganya semakin harmonis dan saling mendukung dalam merencanakan masa depan keluarga.
Sutardi berharap pengalamannya dapat menjadi inspirasi bagi para pria lainnya di Kabupaten Kediri agar tidak ragu mengambil peran dalam program KB.
Dengan semakin banyaknya keterlibatan pria, diharapkan akan lahir lebih banyak keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera di Kabupaten Kediri.(sinyo)












