Santoso menjelaskan, wilayah lereng Gunung Wilis seperti Desa Puhsarang umumnya memiliki harga kebutuhan pokok yang relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah lain. Karena itu, pasar murah diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di daerah tersebut.
“Wilayah ini berada di lereng Wilis, sehingga harga barang biasanya lebih mahal. Dengan adanya pasar murah dan pembagian paket sembako ini, kami berharap dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga inflasi tetap terkendali,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, sejumlah komoditas yang saat ini mengalami kenaikan harga di pasaran di antaranya telur, cabai, dan daging ayam ras. Meski demikian, pihaknya memastikan ketersediaan stok pangan di Kabupaten Kediri masih dalam kondisi aman.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan. Stok pangan di Kabupaten Kediri masih aman, hanya saja menjelang hari raya biasanya memang terjadi kenaikan harga,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kediri berharap masyarakat dapat terbantu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idulfitri, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah meningkatnya permintaan bahan pangan.(sinyo)












