Selain itu, kepolisian juga menyiapkan pos pelayanan di sejumlah titik strategis untuk memberikan informasi dan bantuan kepada para pemudik.
Di wilayah Kabupaten Gresik sendiri disiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan, di antaranya Pos Pelayanan Bunder, Pos Pengamanan Alun-Alun Gresik, Pos Pengamanan Pelabuhan Gresik, Pos Manyar, Pos Rest Area 726B Wringinanom, serta Pos Pengamanan Legundi Driyorejo.
Selain pengamanan arus mudik, jajaran kepolisian juga akan meningkatkan patroli di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga untuk mudik. Polres Gresik juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor gratis di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Tidak hanya itu, pengawasan terhadap stabilitas bahan pokok penting (bapokting) dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) juga menjadi perhatian dalam operasi ini, guna memastikan distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan lancar selama masa Lebaran.
Apel gelar pasukan tersebut diikuti ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI dari Kodim 0817/Gresik dan Garnisun, jajaran Polri dari berbagai satuan fungsi, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta mitra kamtibmas seperti RAPI, Senkom, dan Pramuka Saka Bhayangkara.
Kapolres Gresik juga mengingatkan seluruh personel untuk mengoptimalkan layanan kepolisian 110 sebagai sarana respons cepat terhadap laporan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan melalui hotline Lapor Kapolres Gresik “Cak Rama” di nomor 0811-8800-2006.
Kegiatan apel ditutup dengan prosesi penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2026 kepada perwakilan personel serta sesi foto bersama. Prosesi tersebut menjadi simbol kesiapan penuh seluruh elemen di Kabupaten Gresik dalam mengawal keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri.(aji)












